Sejarah Indonesia (1965-1966)

 


Pada tahun 165, PKI telah menembus semua tingkat pemerintahan, mendapat pengaruh besar dan juga mengurangi kekuatan TNI. tentara telah terbagi,antara sayap kiri yang pro-PKI,dan sayap kanan yang didekati oleh negara-negara barat.

 Pada tanggal 30 September 1965,enam perwira paling senior TNI tewas dalam sebuah aksi yang di sebut "Gerakan 30 September" sebuah kelompok dari dalam TNI sendiri. 

Golongan anti komunis,yang awalnya mengikuti perintah TNI, melanjutkan pembersihan berdarah dari komunis di seluruh negri,di perkirakan menewaskan setengah juta orang,dan menghancurkan PKI,yang secara resmi telah di persalahkan atas krisis tersebut oleh Soeharto.

Soekarno yang telah lemah secara politik kemudian di kalahkan dan di paksa untuk mentransfer kekuatan kunci politik dan  militer Indonesia pada jendral Soeharto, yang telah menjadi kepala angkatan bersenjata Indonesia.pada bulan Maret 1967, majelis permasyarakatan rakyat sementara (MPRS) menyatakan bahwa jendral Soeharto adalah presiden Indonesia.

Soekarno hidup dalam tahanan rumah sampai kematiannya pada tahun 1970.Berlawanan dengan teriakan nasionalisme, retorika revolusi nasional,dan kegagalan kegagalan yang merupakan ciri awal dari 1960-an di bawah Pemerintahan "orde baru" Soeharto yang pro-barat menstabilkan ekonomi dan menciptakan pemerintahan pusat yang kuat.

Lihat postingan lainnya 


Gerakan 30 September PKI 

Komentar

Postingan Populer